Custom Search
anatomy - histology - veterinary - cells - biotechnology
Tampilkan postingan dengan label anatomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anatomi. Tampilkan semua postingan

system saraf

PENDAHULUAN

Nervi cranalis

- Dua belas pasang nervi cranialis (nervi cerebrates) merupakan saraf-saraf yang membersit dari encephalan.

- Sebagai diketahui nervi cranialis umurnya keluar dari otak melalui satu akar (radix).

- Sebelas pasang N. cranialis membersit dari bidang ventral otak sedangkan 1 pasang H trochleoris yang keluar meninggalkan otak di bidang dorsal.

- Nervi cranialis tidak membentuk ptexi seperti yang dikenal pada N. spinalis (plexus brachialis dan plexus lumbosacralis).

- Nervi cranialis pada umumnya tidak membentuk tiga sekawan bersama arteri dan vena. Kecuali nervi vagus dan asesorius daerah pengaruhnya terbatas hanya dikepala.

- Semua syaraf ini

Yang paling kecil saraf IV (throclearis)

Yang paling besar saraf V trigeminus (lembar ketiga)

Yang palinmg panjang nervus vagus (disebut netrvus kembara yang menghasulkan testosterone dll).

Plexus Brachialis

Merupakan anastomose yang intensif dari rami ventroles 3 sampai 4 nervil cervalis terakhir dari 1 sampai 2 nervil thoracales pertama. Dari plexus brachialis rembersit 11 pasang saraf untuk daerah bahu dan kaki mukasebelah distal.

  1. Saraf untuk daerah bahu :

1. N. Suprascapularis

2. N. subscapularis

Ke 2 saraf ini berunsur somatomotoris dan manginevorsi, otot-otot bahu sebelah lateral (M. supraspinatus dan M. infraspanatus) dan sebelah medial (subscapularis).


  1. Syaraf untuk dinding bahu :

1. N. thoracalis anterus

2. N. thoracodorsalis

3. N. thocicus lungus

4. N. thoracica lateralis (externus) berasal dari cervicalis VIII dan
thoracalis I II.

Syaraf-syaraf ini menginervasi otot-otot umumnya yaitu : Otot-otot yang berorigo ditubuh dan berisertio dikaki (muka) seperti otot-otot penggantung tubuh dan m. latissimus dorsi serta m. brachiophalicus.

  1. Saraf untuk kaki muka

Lima saraf berikutnya terbesar dikaki muka sebelah distal dari daerah bahu

1. N. muscullacutareus

Motoris : Otot-otot flexor persendian siku.

Sensible : Kulit daerah antibrachium corpus dan retacurpus sebelah medial.

2. N. axilaris

Motoris : Otot-otot flexor persendian bahu.

Sensorik : Kulit antibrachium sebelah dorsal lateral.

3. N. radialis

Motoris : Otot-otot extensor persendian siku, corpus, jari.

Sensoris : Kulit antibrachium sebelah dorsal lateral (kuda) dan kulit daerah jari sebelah dorsal (pemamah biak).

4. N. ulnaris

Motorik : Otot-otot flexor persendian corpus + jari.

Sensorik : Kulit antibrachium sebelah volar, kulit corpus dan metacarpus sebelah dorsal lateral.

5. N. medianus

Motorik : Otot-otot flexor persendian corpus + jari.

Sensorik : Kulit antibrachium sebelah medal, kulit daerah jari (kuda). Kulit daerah jari sebelah volar (pemamah biak).

Plexus Lumbosacralis

Plexus ini dibentuk oleh rami ventrales dari N. V,VI dan N. Sacrales 1 dan 2. Dari plexus lumbosacrales membersit 5 saraf : n. femoralis abturatorium, gluteus cranalis, gluteus coukalis dan ischiadicu:

  1. H. femoralis

Motorik : Otot-otot ekstensor persendian lutut.

Sensorik : Kulit cruris bagian dorsal median (N. Saphenus)

  1. N. Obturatorius

Motoris : Otot-otot adductor kaki belakang.

  1. N. Gluteus cranalis

Motoris : Otot-otot ekstensor persendian paha.

  1. N. Gluteus caudalis

Motoris : Otot-otot ekstensor persendian paha.

Sensorik : Kulit daerah panggul + paha sebelah lateral caudal.

  1. N. Ischiadicus

a. H. Fibialis

Motoris : Otot-otot ekstensor persendian paha (radius muscularis proximale). Otot-otot flexor persendian lutut (radius muscukiri: distal).

Otot-otot ekstensor persendian tarsus.

Otot-otot flexor persendian jari.

Sensibel : Kulit extensor medial (n. cutaneus medialis) Kulit daerah jari sebelah plantar.

b. N. Parpneus

MotoriK : otot-otot flexor persediaan tarsus. Otot-otot ekstonsor persediaan jari.

Sensibel : Kuilit deaerah tarsus + metatarsus sebelah lateral Kulit daerah jari sebelah dorsa.


Read more.....

ANATOMI DAN FISIOLOGI PANKREAS

PENDAHULUAN

Pada pankreas paling sedikit terdapat empat peptida dengan aktivitas hormonal yang disekresikan oleh pulau-pulau (islets) Langerhans. Dua dari hormon-hormon tersebut, insulin dan glukagon memiliki fungsi penting dalam pengaturan metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Hormon ketiga, somatostatin berperan dalam pengaturan sekresi sel pulau, dan yang keempat polipeptida pankreas berperan pada fungsi saluran cerna.
Insulin bersifat anabolik, meningkatkan simpanan glukosa, asam-asam lemak, dan asam-asam amino. Glukagon bersifat katabolik, memobilisasi glukosa, asam-asam lemak, dan asam-asam amino dari penyimpanan ke dalam aliran darah. Kedua hormon ini bersifat berlawanan dalam efek keseluruhannya dan pada sebagian besar keadaan disekresikan secara timbal balik. Insulin yang berlebihan menyebabkan hipoglikemia, yang menimbulkan kejang dan koma.
Defisiensi insulin baik absolut maupun relatif, menyebabkan diabetes melitus, suatu penyakit kompleks yang bila tidak diobati dapat mematikan. Defisiensi glukagon dapat menimbulkan hipoglikemia, dan kelebihan glukagon menyebabkan diabetes memburuk. Produksi somatostatin yang berlebihan oleh pankreas menyebabkan hiperglikemia dan manifestasi diabetes lainnya.
Dibetes melitus dalam kehidupan sehari-hari dikenal sebagai penyakit kencing manis. Dimana terjadi karena terjadi peningkatan kadar gula (glukosa) dalam darah yang berlebihan dan terjadi secara menahun. Diabetes melitus dapat diklasifikasikan secara etiologi menjadi dua yaitu Diabetes tipe 1 dan Diabetes tipe 2.

Read more.....

Rahim (anatomi)



Rahim atau uterus adalah organ reproduksi betina yang utama pada kebanyakan mamalia, termasuk manusia. Salah satu ujungnya adalah serviks, membuka ke dalam vagina, dan ujung satunya yang lebih luas, yang dianggap badan rahim, disambung di kedua pihak dengan tabung Fallopian. Rahim terdapat dalam berbagai bentuk dan ukuran di organisme yang berbeda. Pada manusia adalah berbentuk buah pir. Beberapa organisme seperti kelinci, kambing dan kuda mempunyai rahim bipartite atau "bertanduk".

Rahim ditempatkan di pelvis dan dorsal (dan biasanya agak kranial) ke kandung kemih dan ventral ke rektum. Rahim ditahan pada tempatnya oleh beberapa ligamen. Di luar kehamilan, ukuran garis tengahnya adalah beberapa sentimeter. Rahim kebanyakan terdiri dari otot. Lapisan permanen jaringan itu yang paling dalam disebut endometrium. Pada kebanyakan mamalia, termasuk manusia, endometrium membuat lapisan pada waktu-waktu tertentu yang, jika tak ada kehamilan terjadi, dilepaskan atau menyerap kembali.

Lepasnya lapisan endometrial pada manusia disebabkan oleh menstruasi (dikenal dengan istilah "datang bulan" seorang wanita) sepanjang tahun-tahun subur seorang wanita. Pada mamalia lain mungkin ada siklus yang panjang selama enam bulan atau sesering beberapa hari saja. Fungsi utama rahim menerima pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium, dan berasal makanan dari pembuluh darah yang berkembang secara khusus untuk maksud ini. Ovum yang dibuahi menjadi embrio, berkembang menjadi fetus dan gestates sampai kelahiran.

Karena rintangan anatomis seperti pelvis, rahim didorong sebagian ke dalam perut sampai perluasannya selama kehamilan. Di kehamilan pun rahim manusia beratnya hanya sekitar sekilogram (2.2 pon)

Read more.....
Custom Search
 
task